
Modus berita palsu atau hoaks kembali beredar di sosial media dengan keterangan bahwa akan ada demo besar di tanggal 17 Agustus 2026. Polda Metro Jaya mengungkap bahwa modus berita tersebut adalah hoaks dan video yang digunakan adalah video penggalan yang diambil dari video demo sebelumnya.
Polisi menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berita-berita yang mengandung unsur provokasi tanpa kepastian apakah informasi tersebut sudah benar atau belum. Polisi akan terus melakukan patroli siber untuk mencegah konten provokasi disebarluaskan oleh masyarakat sehingga tidak menimbulkan kepanikan.
Polisi Beberkan Modus Penyebaran Hoaks
Polda Metro Jaya mengungkap modus yang digunakan pelaku dalam menyebarkan hoaks mengenai ajakan demonstrasi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Modus tersebut dilakukan dengan memanfaatkan rekaman aksi demonstrasi lama yang kemudian diedit agar terlihat sebagai peristiwa baru.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menemukan konten tersebut saat melakukan patroli siber di media sosial. Setelah dilakukan penelusuran, polisi berhasil mengidentifikasi pemilik akun yang diduga menjadi penyebar informasi bohong tersebut.
Video Lama Diedit Jadi Konten Provokatif
Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya AKBP Ardian Satrio Utomo menjelaskan pelaku mengambil video demonstrasi yang terjadi pada waktu sebelumnya. Rekaman itu kemudian dipotong, disunting, dan diberi narasi yang menggambarkan seolah-olah akan berlangsung aksi besar pada 17 Agustus 2026.
Menurut polisi, teknik tersebut sengaja digunakan untuk membangun persepsi seolah informasi yang disampaikan merupakan peristiwa aktual. Konten tersebut dinilai berpotensi menimbulkan keresahan serta memicu provokasi di tengah masyarakat.
Pelaku Ditangkap Berawal dari Patroli Siber
Polisi menangkap seorang perempuan berinisial DM yang diduga menjadi pemilik akun media sosial penyebar hoaks tersebut. Penangkapan dilakukan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, setelah penyidik melacak jejak digital akun yang mengunggah konten provokatif itu.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui akun yang digunakan untuk menyebarkan video tersebut merupakan miliknya. Polisi juga menyita telepon seluler yang diduga dipakai untuk mengunggah konten sebagai barang bukti.
Masyarakat Diminta Tidak Mudah Terprovokasi
Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar di media sosial, terutama yang berkaitan dengan isu keamanan maupun ajakan aksi massa. Warga diminta memverifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum membagikannya kepada orang lain.
Polisi juga menegaskan akan terus memperkuat patroli siber untuk mendeteksi serta menindak penyebaran informasi palsu yang berpotensi mengganggu ketertiban umum menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang berdedikasi, dengan minat besar pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif untuk membantu pembaca menemukan ide-ide baru, mendapatkan wawasan bermanfaat, dan terhubung dengan cerita yang bermakna.
