
Temuan dugaan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) diduga oleh KPK dilakukan Bupati Kuantan Singingi nonaktif, Suhardiman Amby hingga 50 persen. Temuan ini adalah perkembangan baru yang dilakukan oleh KPK sebagai pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Suhardiman.
Setiap alat bukti dan sejumlah saksi masih terus dikumpulkan untuk memperkuat konstruksi perkara terkait dengan korupsi TPP ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.
KPK Dalami Dugaan Pemotongan TPP ASN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan adanya pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Dugaan tersebut muncul dalam penyidikan perkara yang menjerat Bupati Kuansing nonaktif Suhardiman Amby.
Berdasarkan temuan penyidik, besaran pemotongan TPP diduga mencapai hingga 50 persen. KPK kini mendalami mekanisme pemotongan tersebut, termasuk pihak-pihak yang diduga terlibat serta aliran dana yang berasal dari kebijakan tersebut.
Diduga Terjadi di Lingkungan Pemkab Kuansing
Penyidik menduga pemotongan dilakukan terhadap ASN di sejumlah perangkat daerah di Kabupaten Kuansing. Dugaan tersebut masih terus diverifikasi melalui pemeriksaan saksi, dokumen administrasi, serta barang bukti lain yang telah dikumpulkan selama proses penyidikan.
KPK belum memerinci berapa total nilai kerugian maupun jumlah ASN yang diduga terdampak. Namun, lembaga antirasuah memastikan seluruh temuan akan didalami sebagai bagian dari pengembangan perkara.
Penyidikan Terus Dikembangkan
Kasus yang menjerat Suhardiman Amby bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada akhir Juni 2026. Sejak saat itu, penyidik terus mengembangkan perkara dengan memeriksa sejumlah saksi serta melakukan penggeledahan di berbagai lokasi yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi tersebut.
Selain dugaan pemotongan TPP, penyidik juga menelusuri berbagai dugaan penyalahgunaan kewenangan dan penerimaan sejumlah uang yang berkaitan dengan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.
KPK Lengkapi Alat Bukti
KPK menegaskan proses penyidikan masih berlangsung. Pemeriksaan terhadap para saksi serta pendalaman terhadap dokumen keuangan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian dugaan tindak pidana dapat dibuktikan secara hukum.
Lembaga antirasuah itu menyatakan akan menyampaikan perkembangan perkara sesuai kebutuhan penyidikan, sembari tetap menjunjung asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang berdedikasi, dengan minat besar pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif untuk membantu pembaca menemukan ide-ide baru, mendapatkan wawasan bermanfaat, dan terhubung dengan cerita yang bermakna.
