
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya Indonesia memiliki mobil buatan dalam negeri sebagai simbol kemandirian industri nasional. Menurutnya, setelah lebih dari delapan dekade merdeka, Indonesia sudah seharusnya mampu menghasilkan kendaraan yang dirancang dan diproduksi oleh anak bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Munas XVIII HIPMI di Lampung. Ia menilai industri otomotif nasional memiliki kapasitas yang cukup untuk berkembang lebih jauh dan tidak hanya menjadi basis produksi bagi merek asing.
Prabowo mengungkapkan bahwa berbagai langkah menuju mobil nasional sebenarnya telah mulai dilakukan. Bahkan, sejumlah kendaraan buatan dalam negeri telah digunakan oleh institusi negara, termasuk lingkungan TNI.
Menurut Presiden, penguatan industri otomotif lokal merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional. Dengan memperbesar kandungan lokal dan memperkuat rantai pasok domestik, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
Selain berdampak pada sektor manufaktur, pengembangan mobil nasional juga diyakini mampu membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan industri pendukung seperti komponen, teknologi, dan riset.
Pemerintah saat ini terus mendorong hilirisasi dan industrialisasi sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Dalam kerangka tersebut, pembangunan industri otomotif nasional menjadi salah satu sektor yang dianggap strategis untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.
