Berita Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah Terbukti Hoaks

Berita Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah Terbukti Hoaks
Ilustrasi. Foto: Petugas kepolisian melakukan penyelidikan di lokasi yang disebut dalam kabar dugaan penembakan ajudan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di Jakarta Selatan.

Sebuah berita beredar di sosial media mengenai adanya insiden penembakan ajudan Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah membuat petugas kepolisian mendatangi langsung tempat yang diisukan menjadi tempat kejadian perkara (TKP) dan menyatakan bahwa berita tersebut adalah hoaks atau berita bohong.

Menurut keterangan Polda Metro Jaya, tidak ditemukan tanda-tanda kejadian pidana di lokasi yang diisukan. Sebelum menyatakan berita tersebut adalah berita hoaks, aparat telah terlebih dahulu memeriksa sejumlah pihak, dan pengecekan secara langsung mengenai tempat tersebut untuk memastikan kebenarannya.

Polisi Datangi Lokasi yang Disebut dalam Isu Penembakan

Polda Metro Jaya melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang disebut dalam kabar viral mengenai dugaan penembakan terhadap ajudan mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan tidak ditemukan adanya peristiwa penembakan sebagaimana informasi yang beredar di media sosial.

Selain mendatangi lokasi, polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana penembakan.

Polisi Tegaskan Informasi Penembakan Tidak Benar

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa informasi mengenai ajudan Febrie Adriansyah yang disebut tewas ditembak merupakan berita bohong atau hoaks. Kepolisian telah mengonfirmasi hal tersebut kepada jajaran Polres Metro Jakarta Selatan setelah isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Menurut polisi, hingga saat ini tidak ada laporan resmi maupun temuan di lapangan yang mendukung narasi adanya penembakan terhadap ajudan mantan Jampidsus tersebut.

Isu Muncul di Tengah Penyelidikan Kematian Sutrimo

Isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah mencuat ketika Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo, pria yang disebut sebagai Kepala Urusan Rumah Tangga (Karumga) Febrie Adriansyah. Polisi menegaskan kedua informasi tersebut tidak boleh langsung dikaitkan karena penyelidikan kematian Sutrimo juga masih berlangsung.

Dalam penyelidikan kasus Sutrimo, aparat masih mengumpulkan keterangan saksi serta menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Masyarakat Diimbau Tidak Sebarkan Hoaks

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Polisi meminta publik memastikan kebenaran suatu informasi melalui sumber resmi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Kepolisian menegaskan akan terus menindaklanjuti setiap laporan yang berkaitan dengan penyebaran informasi bohong apabila memenuhi unsur pelanggaran hukum. Sementara itu, penyelidikan terhadap perkara yang masih berjalan akan tetap dilakukan secara profesional berdasarkan alat bukti yang tersedia.

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang berdedikasi, dengan minat besar pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif untuk membantu pembaca menemukan ide-ide baru, mendapatkan wawasan bermanfaat, dan terhubung dengan cerita yang bermakna.