
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum mengambil keputusan terkait usulan penghapusan pajak atas pencairan Jaminan Hari Tua (JHT). Pemerintah masih mempelajari data dan dampak kebijakan tersebut, meski sekitar 95 persen klaim JHT saat ini disebut telah memperoleh tarif Pajak Penghasilan (PPh) nol persen.
Purbaya mengatakan evaluasi perlu dilakukan secara hati-hati untuk memastikan perubahan aturan benar-benar memberikan manfaat bagi pekerja. Pemerintah juga harus mempertimbangkan konsekuensi terhadap penerimaan negara, keberlanjutan program jaminan sosial, serta kondisi ketenagakerjaan.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, dari sekitar 1,72 juta klaim JHT sepanjang Januari-Mei 2026, sebanyak 1,64 juta klaim tidak dikenai PPh karena nilai pencairannya maksimal Rp50 juta. Sementara itu, sekitar 78.441 klaim dikenai PPh final 5 persen atas bagian manfaat yang melampaui batas tersebut.
Namun, validitas angka 95 persen itu turut menjadi perhatian. Purbaya berencana meminta data lebih rinci kepada BPJS Ketenagakerjaan setelah muncul pandangan bahwa statistik tersebut belum sepenuhnya menggambarkan kondisi saldo pekerja. Data klaim dapat mencakup pencairan berulang oleh pekerja kontrak maupun peserta dari sektor informal.
Usulan perubahan pajak JHT sebelumnya disampaikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal. Selain meminta tarif pajak nol persen untuk seluruh pencairan JHT, ia mengusulkan penghapusan skema progresif serta kenaikan ambang batas manfaat yang bebas pajak dari Rp50 juta menjadi Rp400 juta.
Pemerintah juga membuka kemungkinan mengevaluasi perlakuan pajak bagi pekerja yang beberapa kali mencairkan JHT akibat terkena pemutusan hubungan kerja. Menurut Purbaya, aturan yang berlaku perlu ditelaah agar tetap relevan dengan perubahan pola kerja dan kondisi ekonomi.
Keputusan akhir belum ditetapkan. Kementerian Keuangan akan melanjutkan kajian sebelum menentukan apakah skema pajak JHT dipertahankan, disesuaikan, atau dihapus secara menyeluruh.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang berdedikasi, dengan minat besar pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif untuk membantu pembaca menemukan ide-ide baru, mendapatkan wawasan bermanfaat, dan terhubung dengan cerita yang bermakna.




