
Ledakan dahsyat yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan permukiman di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Peristiwa tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia dan sedikitnya 10 rumah mengalami kerusakan.
Insiden terjadi di kawasan Kompleks Perikanan, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota. Ledakan berkekuatan besar itu membuat warga sekitar panik dan memicu kerusakan cukup luas pada bangunan yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Polisi menduga sumber ledakan berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II yang masih tertanam di kawasan tersebut. Namun demikian, aparat bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Selain korban meninggal, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka. Dalam perkembangan terbaru, puluhan warga terpaksa mengungsi sementara karena kondisi lokasi belum sepenuhnya dinyatakan aman. Aparat juga masih melakukan pencarian terhadap beberapa korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Guna mengantisipasi kemungkinan ledakan susulan, petugas memasang garis polisi dan membatasi akses masyarakat menuju area terdampak. Tim Brimob dan unsur terkait diterjunkan untuk melakukan sterilisasi serta identifikasi lebih lanjut terhadap material yang ditemukan di lokasi.
Peristiwa ini kembali mengingatkan potensi bahaya peninggalan perang yang masih tersisa di sejumlah wilayah Papua. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan diminta meningkatkan pemetaan kawasan yang berpotensi menyimpan material berbahaya guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.