
Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan laporan keuangan tahun anggaran 2025 dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyatakan laporan keuangan lembaga tersebut telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Selain menjelaskan hasil audit, BGN juga mengungkap masih terdapat tunggakan pembayaran sekitar Rp1,6 triliun yang berasal dari sejumlah kewajiban operasional.
Laporan Keuangan Era Dadan Hindayana Raih Opini WTP
Agustina menjelaskan bahwa laporan keuangan yang diaudit merupakan laporan tahun 2025 yang disusun saat BGN masih dipimpin oleh Dadan Hindayana. Menurutnya, hasil audit BPK menunjukkan laporan tersebut telah memenuhi standar akuntansi pemerintah dan didukung sistem pengendalian internal yang memadai.
Ia mengatakan opini WTP diberikan setelah BPK melakukan pemeriksaan terhadap penyusunan laporan keuangan lembaga tersebut. Hasil itu, menurut BGN, menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan dinilai telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, meski tidak berarti seluruh pelaksanaan program bebas dari evaluasi di luar aspek pelaporan keuangan.
BGN Beberkan Tunggakan Pembayaran Rp1,6 Triliun
Dalam rapat yang sama, BGN mengungkap masih memiliki tunggakan pembayaran sekitar Rp1,6 triliun. Agustina menjelaskan kewajiban tersebut berasal dari berbagai jenis pengeluaran yang belum diselesaikan dan menjadi bagian dari kondisi keuangan yang dilaporkan kepada DPR.
Pemaparan mengenai kewajiban tersebut disampaikan sebagai bagian dari transparansi lembaga terhadap penggunaan anggaran negara. BGN juga menyampaikan bahwa proses penyelesaian pembayaran akan dilakukan sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara dan ketentuan yang berlaku.
Pendapatan Bukan Berasal dari PNBP
BGN turut menjelaskan mengenai pos pendapatan yang tercatat dalam laporan keuangan 2025. Agustina mengatakan pendapatan tersebut bukan berasal dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP), melainkan dari pengembalian kelebihan belanja pada tahun anggaran sebelumnya.
Menurutnya, dana yang dikembalikan itu kemudian dicatat sebagai pendapatan dalam laporan keuangan. Sementara itu, total belanja BGN pada 2025 mencapai sekitar Rp51,5 triliun, termasuk anggaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
DPR Soroti Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran
Rapat kerja dengan Komisi IX DPR menjadi bagian dari fungsi pengawasan parlemen terhadap pelaksanaan anggaran BGN. Selain membahas laporan keuangan, anggota dewan juga meminta penjelasan mengenai kondisi keuangan lembaga, realisasi anggaran, serta berbagai kewajiban yang masih harus diselesaikan.
Pembahasan tersebut dilakukan di tengah perhatian publik terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menggunakan anggaran besar. DPR menilai keterbukaan informasi mengenai kondisi keuangan dan hasil audit penting untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan dana negara.
BGN Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola
BGN menyatakan akan terus memperkuat tata kelola keuangan dan administrasi agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan. Lembaga tersebut juga menyampaikan bahwa hasil audit BPK akan menjadi dasar untuk mempertahankan kualitas pengelolaan anggaran sekaligus menyempurnakan aspek yang masih memerlukan perbaikan.
Selain itu, penyelesaian tunggakan pembayaran akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran dan prosedur yang berlaku. BGN berharap proses tersebut dapat mendukung kelancaran pelaksanaan program-program yang menjadi tanggung jawab lembaga.
Dengan penyampaian laporan keuangan kepada DPR, BGN menegaskan komitmennya terhadap transparansi pengelolaan anggaran. Hasil audit WTP dari BPK dan penjelasan mengenai kewajiban yang masih harus diselesaikan menjadi bagian dari evaluasi pengelolaan keuangan lembaga pada tahun anggaran 2025.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang berdedikasi, dengan minat besar pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif untuk membantu pembaca menemukan ide-ide baru, mendapatkan wawasan bermanfaat, dan terhubung dengan cerita yang bermakna.




