
Fenomena penuaan penduduk semakin nyata di berbagai belahan dunia. Seiring meningkatnya angka harapan hidup dan menurunnya tingkat kelahiran, jumlah warga lanjut usia (lansia) terus bertambah hingga mengubah struktur demografi global. Indonesia pun kini masuk dalam daftar 10 negara dengan populasi lansia terbesar di dunia, mencerminkan perubahan besar yang akan memengaruhi sektor kesehatan, ekonomi, hingga ketenagakerjaan pada dekade mendatang.
Berdasarkan data yang dihimpun CNBC Indonesia Research dari lembaga kependudukan internasional, sejumlah negara telah memiliki proporsi penduduk berusia lanjut yang sangat tinggi. Jepang masih menjadi negara dengan persentase lansia terbesar, disusul beberapa negara Eropa yang telah lama memasuki fase ageing population. Indonesia memang belum memiliki persentase lansia setinggi negara-negara tersebut, namun secara jumlah penduduk lansia sudah termasuk yang terbesar karena total populasi nasional yang sangat besar.
Peningkatan jumlah lansia dipicu berbagai faktor, mulai dari kemajuan layanan kesehatan, perbaikan kualitas hidup, hingga menurunnya angka kelahiran dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan komposisi usia produktif perlahan bergeser. Pemerintah dan pelaku usaha pun dituntut mulai menyesuaikan kebijakan agar mampu menghadapi perubahan struktur penduduk yang semakin menua.
Di Indonesia, Badan Pusat Statistik sebelumnya menyatakan negara ini telah memasuki era ageing population. Artinya, proporsi penduduk lansia telah melampaui ambang batas yang digunakan secara internasional untuk mengategorikan suatu negara sebagai masyarakat menua. Tren tersebut diperkirakan terus berlanjut dalam beberapa dekade mendatang seiring meningkatnya usia harapan hidup masyarakat Indonesia.
Bertambahnya jumlah lansia membawa berbagai tantangan baru. Pemerintah perlu memperkuat sistem jaminan sosial, layanan kesehatan, serta kebijakan ketenagakerjaan yang ramah terhadap penduduk usia lanjut. Di sisi lain, peluang ekonomi juga terbuka melalui berkembangnya industri kesehatan, layanan perawatan, teknologi kesehatan, hingga produk yang dirancang khusus bagi kelompok lansia.
Para ahli menilai bonus demografi yang selama ini dinikmati Indonesia secara bertahap akan bergeser menuju era populasi menua. Karena itu, persiapan sejak dini menjadi faktor penting agar perubahan struktur penduduk tidak berubah menjadi beban ekonomi. Dengan kebijakan yang tepat, peningkatan jumlah lansia justru dapat menjadi peluang untuk membangun ekonomi yang lebih inklusif sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat pada usia lanjut. Perubahan demografi tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada generasi muda, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan seluruh kelompok usia secara berkelanjutan.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang berdedikasi, dengan minat besar pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif untuk membantu pembaca menemukan ide-ide baru, mendapatkan wawasan bermanfaat, dan terhubung dengan cerita yang bermakna.




