
Manajemen Danantara memberikan tanggapan atas keputusan Moody’s Ratings yang menetapkan outlook negatif terhadap perusahaan meski tetap memberikan peringkat kredit pada level investment grade. Danantara menegaskan kondisi fundamental dan prospek bisnis perusahaan tetap berada dalam posisi yang kuat.
Menurut perusahaan, outlook negatif tidak serta-merta mencerminkan penurunan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangan. Penilaian tersebut lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal yang berkaitan dengan kondisi ekonomi dan risiko makro secara keseluruhan.
Moody’s sebelumnya memberikan peringkat Baa2 kepada Danantara Investment Management. Meski masih berada dalam kategori layak investasi, prospek negatif menjadi perhatian pelaku pasar karena mencerminkan adanya risiko yang perlu dicermati.
Pihak Danantara menyatakan akan terus menjaga tata kelola perusahaan, memperkuat strategi investasi, serta meningkatkan kinerja operasional untuk mempertahankan kepercayaan investor. Perusahaan juga optimistis dapat menjalankan mandat strategis yang diberikan pemerintah.
Pengamat pasar menilai respons cepat dari manajemen penting untuk menjaga sentimen investor. Dalam industri keuangan, persepsi pasar terhadap stabilitas dan tata kelola perusahaan sering kali memiliki pengaruh besar terhadap keputusan investasi.
Ke depan, Danantara akan fokus pada pengembangan portofolio investasi dan penguatan manajemen risiko guna memastikan kinerja perusahaan tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang berdedikasi, dengan minat besar pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif untuk membantu pembaca menemukan ide-ide baru, mendapatkan wawasan bermanfaat, dan terhubung dengan cerita yang bermakna.



