
Pernyataan Hotman yang sebelumnya menyebut Febrie sebagai sosok yang ia kaitkan dengan Presiden dan yang berjasa bagi negara menuai perhatian dari Istana. Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) meminta kuasa hukum Febrie Adriansyah, untuk tidak mengaitkan kasus hukum yang menjerat Eks Jampidsus tersebut dengan Presiden.
Istana Tegaskan Presiden Tidak Terkait Proses Hukum
Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, tidak tepat apabila persoalan hukum seseorang dikaitkan dengan Presiden Prabowo.
Ia menegaskan Presiden tidak mencampuri proses penegakan hukum yang dilakukan oleh institusi berwenang. Karena itu, masyarakat diminta tidak membangun narasi yang mengesankan adanya keterlibatan Presiden dalam perkara tersebut.
“Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden. Sepenuhnya kita kembalikan ke mekanisme hukum yang berlaku,” kata Prasetyo.
Hotman Sebut Febrie Berprestasi
Pernyataan Istana muncul setelah Hotman Paris menyampaikan pembelaan terhadap kliennya, Febrie Adriansyah. Dalam konferensi pers sebelumnya, Hotman menyebut Febrie sebagai aparat penegak hukum yang memiliki prestasi besar, termasuk mengklaim berhasil menyelamatkan aset negara dalam jumlah ratusan triliun rupiah.
Hotman juga menyatakan perkara yang dihadapi Febrie merupakan bentuk kriminalisasi. Pernyataan tersebut kemudian menuai beragam tanggapan karena dinilai menghubungkan proses hukum dengan Presiden Prabowo.
Penegakan Hukum Diminta Tetap Independen
Prasetyo menegaskan aparat penegak hukum memiliki kewenangan penuh dalam menangani setiap perkara sesuai aturan yang berlaku. Ia memastikan Presiden tidak perlu dimintai persetujuan ataupun memberikan arahan dalam proses penanganan suatu kasus.
Menurutnya, independensi aparat penegak hukum harus dijaga agar penanganan perkara berlangsung objektif, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang dimiliki penyidik.
Sikap tersebut, kata Prasetyo, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menghormati supremasi hukum serta memastikan tidak ada intervensi dalam setiap proses penegakan hukum.
Gerindra Juga Beri Tanggapan
Pernyataan Hotman sebelumnya juga mendapat respons dari Partai Gerindra. Ketua DPP Partai Gerindra Bambang Haryadi menyayangkan pernyataan yang mengaitkan perkara hukum Febrie Adriansyah dengan Presiden Prabowo.
Menurut Bambang, Presiden konsisten menyerahkan seluruh proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang dan tidak melakukan intervensi terhadap kasus yang sedang ditangani. Ia menilai narasi yang menghubungkan Presiden dengan perkara tersebut tidak mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjunjung prinsip negara hukum.
Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum
Pemerintah menegaskan bahwa setiap perkara diproses berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku dan tanpa pengecualian. Pemerintah juga berharap seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan tanpa mempengaruhi persepsi publik dalam independensi aparat penegak hukum serta menjaga transparansi dan keadilan.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang berdedikasi, dengan minat besar pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif untuk membantu pembaca menemukan ide-ide baru, mendapatkan wawasan bermanfaat, dan terhubung dengan cerita yang bermakna.




