
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia menjadi bukti bahwa kondisi ekonomi nasional tetap mendapat kepercayaan internasional. Ia menyebut penilaian tersebut sekaligus mematahkan kekhawatiran bahwa Indonesia sedang bergerak menuju situasi ekonomi yang semakin mencemaskan.
S&P mempertahankan peringkat kredit jangka panjang Indonesia pada level BBB dan jangka pendek A-2 dengan prospek stabil. Status tersebut menjaga Indonesia tetap berada dalam kategori investment grade, yang menjadi salah satu indikator penting bagi investor dalam menilai risiko penempatan modal dan kemampuan pemerintah memenuhi kewajiban utangnya.
Dalam rapat bersama DPR, Purbaya menyambut keputusan itu dengan optimistis. Ia menggunakan permainan kata untuk menggambarkan arah perekonomian nasional, dengan menyatakan Indonesia bukan menuju kondisi “cemas”, melainkan bergerak menuju visi Indonesia Emas.
Menurut Purbaya, keputusan S&P menunjukkan lembaga pemeringkat internasional masih melihat fundamental ekonomi Indonesia secara positif. Pemerintah sebelumnya telah menyampaikan kondisi fiskal, prospek pertumbuhan, serta strategi pengelolaan anggaran kepada S&P, termasuk dalam pertemuan yang berlangsung di Amerika Serikat pada April 2026.
S&P menilai tekanan fiskal yang dialami Indonesia berpotensi bersifat sementara. Lembaga tersebut juga menyoroti prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, tingkat utang pemerintah dan eksternal yang relatif moderat, serta fleksibilitas pemerintah dalam menyesuaikan belanja apabila diperlukan.
Pemerintah tetap berkomitmen menjaga defisit anggaran tahunan di bawah batas 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Disiplin fiskal tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan terhadap kemampuan Indonesia mengelola keuangan negara.
Meski demikian, S&P tetap memberikan ruang bagi perubahan peringkat pada masa mendatang. Tekanan dapat muncul apabila kewajiban utang meningkat secara signifikan atau kondisi fiskal dan eksternal memburuk. Sebaliknya, penguatan kinerja anggaran dan posisi eksternal secara berkelanjutan dapat membuka peluang perbaikan peringkat.
Bagi pemerintah, keputusan mempertahankan peringkat BBB dengan prospek stabil memberikan sinyal positif kepada pasar keuangan. Purbaya menilai penilaian tersebut memperkuat keyakinan bahwa Indonesia masih memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk menghadapi ketidakpastian global sekaligus melanjutkan agenda pembangunan jangka panjang.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang berdedikasi, dengan minat besar pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif untuk membantu pembaca menemukan ide-ide baru, mendapatkan wawasan bermanfaat, dan terhubung dengan cerita yang bermakna.




